pangeranQ mengirimkan puisi ini tanggal 27 juli 2009 pukul 01.45 WIB
soulmateQ...
dengan rantai apakah lagi agar aQ bisa memenjarakan cintamu
karena cinta itu begitu dalam untuk Q selami sendiri
karena cinta itu terlalu sakit untuk Q bagi dengan siapapun
karena cinta itu terlalu besar untuk hatiQ yang rapuh
semakin aQ mencintaimu...
seperti berjalan di pinggir jurang yng teramat curam dan dalam
sekali kamu pergi dariQ,
aQ akan terjatuh dan tak kembali...
soulmateQ...
aQ hanya raga tanpa jiwa
cinta tanpa apapun yang bisa Q berikan untukmu
pantaslah aQ disebut pecundang tanpa cintamu
aQ...
memang tak mampu mencintaimu seperti yang kau mau
tapi aQ mencintaimu dengan semua kepingan cinta di hatiQ
dia...
hanyalah orang yang hadir diantara kita
membunuhQ...
kau...
terus saja berpihak padanya tanpa merasa aQlah yang terluka
cinta...
yang sekian lama kita bangun dalam asa beserta logika
sayang...
tembok ini semakin tinggi,
aQ tak mampu lagi menemukanmu di kegelapan
tapi jangan takut...
ada pintu kecil disana jika nanti kamu mengingat Qta
aQ akan terus ada dibalik pintu itu menunggumu tersenyum hanya untukQ
tapi sayang...
jika nanti aQ tak lagi ada di balik pintu itu...
percayalah bahwa aQ pernah ada disana
menunggumu...
masih tetap menyimpan cinta itu hingga aQ mati