Minggu, 13 September 2009

maaf aQ harus pergi

cinta,
jgn takut pada malam...
karena bintang khan menerangi mimpimu
jgn takut perpisahan karena tuhan pasti menggantiQ dengan yang lebih indah
tersenyumlah...

Minggu, 06 September 2009

TUHAN mengores...

TUHAN menggores jiwaQ lewat sesuatu yang Q sebut sahabat
untuk sesuatu yang bernama pengkhianatan
aQ masih menangis
TUHAN menggores hatiQ lewat sesuatu yang Q sebut mimpi
untuk sesuatu yang bernama cinta
aQ tak mampu lagi menangisinya
TUHAN menggores asaQ lewat sesuatu yang Q sebut hidup
untuk sesuatu yang bernama mama
tak ada lagi rasa yang terucap...

Senin, 31 Agustus 2009

dan...

dan.........
tersenyumlah cinta,
karena tak kan ada aQ lagi

down

aQ yang tertatih berusaha tetap berdiri dalam luka ini,
kamu...
masih tetap Q cintai di balik pedang yang telah menghujam rasa sakitQ
tak peduli betapa rentannya kalimat cinta ini melukai jiwaQ
lilin kecil itu pasti padam,
cepat tau lambat...
dan semua kembali pekat
biarkanlah bayangan ini tetap meringkuk sepi

one love

satu cinta mengisyaratkan aQ yang remuk
satu mimpi yang pahit... tetap saja tak mampu melepaskanmu
lalu bunuhlah aQ demi semua rasa yang tak sanggup Q hindari
karena rindu adalah rasa yang tak kan pernah peduli betapa sakitnya aQ

310809

jika mimpi adalah bagian semu dari bayangan hitam yang selalu Q cari dibalik bintang yang redup, lalu untuk apa bunga-bunga masih tak indah? karena jiwa yang kelu masih cukup terabaikan pada satu rasa, dan tetap saja rasa itu adalah cinta
mengeja kata-kata rindu disetiap aQ yang tak berkilat,
keluh kesah pelangi...
selayaknya dewi cinta, aQ mencoba meniti pada warna ungu hanya agar aQ bisa terus melihat senyuman yang tak pernah berhenti menggoreskan luka di jiwaQ yang kerontang
tak cukup ada kebencian memang, yang ada hanya sejumput kepahitan yang mengubur mati asaQ. debu yang melayang bersama asa mengantarkanQ pada dunia nyata yang hingar-bingar
tetap saja aQ terjatuh diantaranya
kuncup melati yang masih basah, demi detik-detik yang berlari pada pelangi. lukisan yang tak indah tapi mengaggumkan bagi seorang aQ yang rapuh.
pantaskah aQ disebut pecundang???

Selasa, 28 Juli 2009

this morning

pagi ini...
adalah pagi pertama ketika aQ terbangun tanpa cintamu
pagi yang panjang dan tak lagi indah
ketika aQ tak lagi bisa menghirup nafas-nafas cintamu

"beri sedikit waktu...
agar Q terbiasa
bernafas tanpamu..."

Senin, 27 Juli 2009

pangeranQ

pangeranQ mengirimkan puisi ini tanggal 27 juli 2009 pukul 01.45 WIB

soulmateQ...
dengan rantai apakah lagi agar aQ bisa memenjarakan cintamu
karena cinta itu begitu dalam untuk Q selami sendiri
karena cinta itu terlalu sakit untuk Q bagi dengan siapapun
karena cinta itu terlalu besar untuk hatiQ yang rapuh
semakin aQ mencintaimu...
seperti berjalan di pinggir jurang yng teramat curam dan dalam
sekali kamu pergi dariQ,
aQ akan terjatuh dan tak kembali...

soulmateQ...
aQ hanya raga tanpa jiwa
cinta tanpa apapun yang bisa Q berikan untukmu
pantaslah aQ disebut pecundang tanpa cintamu


aQ...
memang tak mampu mencintaimu seperti yang kau mau
tapi aQ mencintaimu dengan semua kepingan cinta di hatiQ

dia...
hanyalah orang yang hadir diantara kita
membunuhQ...

kau...
terus saja berpihak padanya tanpa merasa aQlah yang terluka

cinta...
yang sekian lama kita bangun dalam asa beserta logika

sayang...
tembok ini semakin tinggi,
aQ tak mampu lagi menemukanmu di kegelapan
tapi jangan takut...
ada pintu kecil disana jika nanti kamu mengingat Qta
aQ akan terus ada dibalik pintu itu menunggumu tersenyum hanya untukQ
tapi sayang...
jika nanti aQ tak lagi ada di balik pintu itu...
percayalah bahwa aQ pernah ada disana
menunggumu...
masih tetap menyimpan cinta itu hingga aQ mati

...

rindu yang datang lagi ketika nafas-nafas cinta berhenti
ruang sendu yang memaksakan indah
mimpi kelu yang terengkuh tak sempurna
karena luka itu terus saja tertutupi senyum yang membunuhku dengan indah
tetap saja aQ tak kan mampu membencimu

Rabu, 15 Juli 2009

kata-kata

cinta...
aQ ingin mengawalinya dengan lembut
agar aQ bisa tersenyum dalam kehangatan
sayang...
selayaknya pelangi aQ meniti pada warna ungu
melengkung di titian teratas dalam kesemuan yang terlihat indah
aQ terlalu sakit untuk tak menangis
sayang... selalu saja aQ terabaikan
cinta yang memelukQ ketika jiwanya kosong,
bukan ketika cinta benar-benar mencintaiQ
tapi kesakitan itu begitu Q cintai
terlalu dalam hingga aQ tenggelam dan mati di dasarnya

Selasa, 14 Juli 2009

jika nanti

jika nanti kau menemukanQ
aQ telah mati
jika nanti kau mengingatQ
aQ telah pergi
jika nanti kamu mulai mengerti jiwaQ
terlambat...
karena aQ telah begitu lama menunggu
tak sedetikpun berlalu tanpa menangis untukmu
untuk mencintaimu...
tapi cinta...
aQ telah tersenyum demi semua kesakitan
aQ telah menangis untuk rasa yang tak kan pernah peduli
tak kan sanggup Q membencimu
karena aQ pernah mencintaimu
mencoba menjaga cinta itu,
terluka di dalamnya
karena cinta...
mencintaimu...
karena kamu...
karena hanya aQ yang tau rasanya...
sakitnya...
sakit karena terluka olehmu...
karena cintamu...
karena cinta hanya ingin melukai jiwaQ saja...

aQ tanpamu

aQ resah...
tanpamu jengah
aQ hancur...
tanpamu tak ada lagi nafas-nafas kehidupan
aQ diam...
tanpamu semua kata telah terhapuskan
aQ menangis...
tanpamu tersenyum dalam dekapan jiwaQ yang beku
aQ mati...
tanpamu...

...

Q titip rindu pada sang malam,
dan Q dekap erat kau dalam langit mimpiQ
hadirlah...
bawa segenggam cinta
karena aQ tak butuh apa-apa lagi
mengertilah akan khayal hatimu
agar rindu ini tak pernah terbagi
untuk singgah ke lain hati

Kamis, 11 Juni 2009

;(

kekasih adalah nyawaQ
tapi bukan cintaQ
aQ t'mungkin mengganti nyawa itu karena cuma satu,
tapi aQ bisa mengganti cintaQ kapanpun aQ mau
cinta...
tak perlu tinta, karena aQ tak ingin mengotorinya
tak perlu sentuhan, karena cinta hanyalah cinta
tak perlu kencan ataupun ciuman hangat...
tak perlu tanda tanya, tapi lihatlah berapa lama aQ disini
menunggu hingga kamu tersenyum disampingku
seperti kapas putih yang terselip di rongga hatiQ yang berkelok-kelok,
di antaranya aQ menyimpan cintamu untuk Q sandarkan di salah satu rongga hatiQ
hingga saatnya nanti begitu banyak cinta...
seperti awan putih yang melayang di langit hatiQ yang biru,
meski aQ benci biru langit, tapi tak ada salahnya untuk tetap tersenyum

Kamis, 04 Juni 2009

%$*@^!

aQ memilih hidup untuk mencintaimu
aQ akan mati tanpa rasa itu...
jiwa yang tak lagi memelukQ hangat
selamat tinggal dunia...
selamat tinggal cinta...
bencilah aQ sepuasmu, lalu lupakan aQ...

*^-^*

detik-detik itu semakin dekat
aq telah mempersiapkannya untuk berhenti
tak kan ada waktu yang hilang,
hanya saja dunia takkan menangis tanpaQ

Selasa, 19 Mei 2009

: - )

cinta tak pernah mengerti hatiQ,
tp aQ mencintainya
cinta tak pernah bermimpi tentangQ
tapi aQ tetap memeluk jiwanya
cinta terus saja melukaiQ
tapi aQ tetap bertahan dengannya
cinta menghancurkan hatiQ
tapi tak sedetikpun aQ mampu berpaling darinya

;)

aQ mencintaimu
dengan semua kepingan cinta di hatiQ
aQ merindukanmu
demi semua resah yang Q jalani dalam sepi
aQ memeluk jiwamu erat
dan berharap rasa itu t'kan terlepas
aQ.................................... rapuh
aQ................ hancur
kau...
kau hanya akan tertawa dalam setiap tetes air mata ini

Minggu, 17 Mei 2009

....

aQ masih menunggumu dibalik tembok besar itu
memastikan km slu tersenyum...
meski hanya air mata yang memaksaQ bertahan
tembok itu semakin tinggi, semakin dalam... dan kelam
hingga aq t'lg bisa menemukanmu
kau... yang tersenyum padaQ
tapi jangan takut...
ada pintu kecil disana!!
kamu hanya perlu membukanya untuk kembali memeluk Q
jika nanti kamu t'menemukanQ lagi di sana,
percayalah, aQ pernah ada di balik tembok itu...
menangis, dan berharap kamu datang di balik pintu kecil yang tak lagi sanggup Q buka
untuk mengatakan betapa aQ mencintaimu
betapa aQ terluka...........